Baut belakang atau bodi pada perangkat IFP (seringkali merujuk pada Inverter/Power Amplifier/Speaker Aktif) yang menyetrum saat disentuh menandakan adanya kebocoran arus listrik (leakage current) ke bagian logam bodi.
Berikut adalah penyebab utama baut belakang IFP menyetrum berdasarkan hasil pencarian:
Grounding Rumah Tidak Berfungsi/Tidak Ada (Penyebab Utama): Instalasi listrik di rumah tidak memiliki kabel ground (arde) yang terhubung ke tanah dengan benar. Arus listrik liar yang seharusnya dibuang ke tanah akhirnya tertahan di bodi perangkat.
Kabel Colokan Tidak Standar (2 Pin): Menggunakan steker atau colokan tanpa pin ground (hanya 2 kabel) menyebabkan arus bocor tidak memiliki jalan keluar ke ground, sehingga casing logam terasa nyetrum.
Komponen Internal Bocor: Terdapat komponen di dalam IFP (seperti transformator, kapasitor filter, atau kapasitor pada SMPS) yang bocor atau rusak, sehingga tegangan AC masuk ke bodi/chassis.
Kabel Terkelupas atau Terjepit: Kabel listrik di dalam perangkat terkelupas, rusak, atau terjepit baut bodi sehingga menyentuh casing logam.
Efek Induksi Elektrostatik: Terutama pada inverter, komponen switching berfrekuensi tinggi dapat menciptakan induksi elektromagnetik yang menyebabkan bodi logam sedikit nyetrum.
Kelembaban Tinggi: Kondisi ruangan yang lembab dapat meningkatkan konduktivitas listrik, membuat kebocoran arus kecil terasa lebih kuat.
Cara Mengatasi:
Pastikan Grounding Rumah Baik: Gunakan stop kontak dan steker yang memiliki grounding (3 pin) dan pastikan jalur ground di stop kontak benar-benar tertanam ke tanah.
Gunakan Sandal: Alas kaki isolator (sandal karet) mencegah tubuh menjadi jalur arus ke tanah.
Membuat Grounding Manual: Menghubungkan baut bodi belakang ke tanah/tembok menggunakan kabel (grounding darurat).
Cek Komponen: Periksa komponen internal (transformatro/kapasitor) jika terjadi kebocoran yang parah.
Catatan: Pastikan untuk berhati-hati saat mengecek dan gunakan tespen untuk memastikan arus.